Kamis, 12 Maret 2009

Sebuah renungan



Renungan

Ingin punya anak yang bisa menjadi seorang pemimpin berpengaruh seperti Bill Gates atau A. Soichiro Honda? hanya mereka dengan kecerdasan spiritual yang diyakini bisa menjadi orang besar.

Simak saja riwayat hidup dan kesuksesan Bill Gates dalam membangun raksasa bisnis Microsoft Corp. Dia lebih suka berbicara tentang kepeduliannya terhadap kemanusiaan dari pada berbicara tentang penghasilan dan keberhasilan.

Begitu juga dengan A. Soichiro Honda, pendiri perusahaan otomotif Honda yang memimpin 43 perusahaan di 28 negara. Dia memilih tidak memiliki harta pribadi dan tetap tinggal di rumah sederhana. Bukan warisan harta bagi anak-anaknya. Honda memilih pelajaran untuk berusaha sendiri dan hidup mandiri. (sumber majalah tempo)

Lantas bagaimana dengan kita ................

6 komentar:

  1. OM...kenape gambar profile kayak begitu...? di posting yang lebih segar dong... biar bacanya juga asik....hehhehehe ( maria oozawa misalnya...hihihihih )

    BalasHapus
  2. itulah bedanya, orang yang sudah sangat sukses dapat belajar dari proses awal hingga menjadi besar, Bill gate tdk perlu berbicara tentang penghasilannya karena sudah ada assisten keuangan yang mengurusnya. A.S HOnda memilih tdk memiliki harta karena menghindari pajak yang sangat tinggi, tp kita di sini.....untuk hidup sendiri saja sudah sangat sulit....apa lagi mau peduli memperhatikan lingkungannya....

    BalasHapus
  3. hidup di dunia ini hanya sementara kawan, jadi apa lagi yg di cari selain amal ibadah untuk kehidupan di akherat,

    bagus tuh artikelnya walaupun singkat, tapi padet isinya sarat dengan makna kehidupan.

    semoga kita bisa mengikuti jejak mereka

    amiiiiiiiin

    BalasHapus
  4. To Ipul,
    Betul komentar kamu, tp balance dong....
    kehidupan di dunia juga harus di perhatikan, krn kita hidup di dunia dulu baru akhirat...hehehehe
    jangan sampai masih di dunia aja udah tersiksa duluan, MAKSUDNYA : untuk mencapai kehidupan di akhiran perlu amal dan ibadah, untuk amal dan ibadah yang baik pasti ada yang di keluarkan ( Biaya ya ) jd bgmnanapun kita harus mencari harta duniawi dulu untuk di pergunakan secara bertanggung jawab guna bekal di akhirat....

    BalasHapus
  5. Amiiiiin.

    wah thx banget neh kak enthink koment saya di tambahin, tapi ngomong2 nyang laen pade kemane ye?


    woooooooiiiiii, yang masih di atas gunung, jangan lama2 di sono ntar kedinginan,

    BalasHapus
  6. Pasa sibuk kampanye kayak nya neehh.... maksud nya pada masangan bendera atau umbeul2 nya doang...khan lumayan tuch honornya...wakakakakak

    BalasHapus