Selasa, 31 Maret 2009

Alumny SMEA 21/SMKN 25 peduli bencana Situ Gintung

Rekan-rekan alumny semua yang selalu dirahmati Alloh.

Kita semua telah menyaksikan betapa dahsyatnya musibah jebolnya tanggul di Situ Gintung, Tangerang Banten yang telah banyak menelan koban jiwa dan harta benda yang pada saat ini dirasakan oleh saudara-saudara kita, teman, sahabat yang berada dekat dengan lokasi bencana.

Kita semua turut prihatin akan kejadian ini, karena banyak diantara mereka yang kehilangan sanak saudara, rumah dan harta benda lainnya. 

Kita tak bisa tinggal diam saja melainkan kita harus dapat membantu meringankan penderitaan mereka, apapun bentuknya yang dapat kita berikan guna membantu saudara-saudara kita.

Oleh karenanya melalui forum ini marilah kita bersama-sama bahu membahu untuk memberikan sebahagian rizki kita untuk kita sumbangkan kepada korban bencana Situ Gintung.

Bantuan rekan-rekan semua dapat disalurkan melalui SMEA 21/SMKN 25 up. Ibu Ayu (Pembina PMR SMKN 25), Bapak Hadi (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan) dan Bapak Imam (Pembina OSIS SMKN 25) di nomor telepon 021-7805695.

Semoga bantuan yang anda berikan dapat sedikit meringankan penderitaan mereka dan semoga segala kebaikan yang anda berikan mendapatkan ridho dan ganjaran pahala dari Alloh SWT. Amin

By. sam

Senin, 30 Maret 2009

Musibah Situ Gintung


Musibah kembali menimpa negeri ini.

Berawal dari jebolnya tanggul Situ Gintung, Ciputat Tangerang Banten pada tanggal 27 Maret 2009 Jum’at dini hari. Air bercampur lumpur menerjang perumahan penduduk sekitarnya yang mengakibatkan  timbulnya korban jiwa dan harta benda yang banyak.

Mengambil hikmah dari kejadian ini, marilah kita semua kembali mengingatkan diri kita untuk selalu ingat kepada yang maha kuasa, bahwa setiap musibah yang terjadi hendaknya dijadikan pelajaran sekaligus peringatan agar kita semua lebih mendekatkan diri kepadanya. Tidak satupun manusia dijagat raya ini menginginkan musibah ini terjadi akan tetapi jika tuhan sudah berkehendak maka tak satupun manusia yang dapat menolaknya. Semoga dengan kejadian ini keimanan dan kesabaran kita semakin bertambah kepada sang pencipta. 

Kita doakan semoga para korban yang meninggal dunia segala amal ibadahnya diterima oleh Allah swt, dan dosa-dosanya diampuni-Nya, sedangkan korban yang masih dirawat segera disembuhkan dan selalu diberi kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah yang menimpanya. Semoga Allah memberi ketabahan pada korban yang sampai saat ini masih kehilangan sanak saudaranya. 


By. Sam'92

Jumat, 27 Maret 2009

PMR SMEA 21 / SMKN 25 Juara lagi


Apa kabar semuanya... gimana neh yang kemarin habis liburan trus kan hari ini (Jum'at,27 Maret 2009) hari kejepit...nah klo yang cutinya masih banyak bisa ambil cuti dong? kan lumayan jadi long..long.. weekand.

Tapi ada ga ada salahnya dong kita mo kasi info sedikit buat rekan2 alumny bahwa PMR SMEA 21/SMKN 25 Jakarta berhasil menyumbangkan prestasi kembali dengan menjadi juara 1 dan 2 lomba tandu tingkat wira putra dan juara 1 untuk lomba tandu tingkat wira putri yang dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2009 di SMU Negeri 43 Jakarta.

Puji serta syukur kita panjatkan kehadirat alloh SWT, atas prestasi yang untuk kesekian kalinya dapat di raih SMEA 21/SMKN 25 Jakarta. Tentuanya keberhasilan ini juga atas kerja keras rekan-rekan alumny yang telah membimbing adik2nya sehinggga prestasi demi prestasi dapat diraih.

Ucapan terima kasih spesial untuk Aulia (alumny'2006),Slamet Riyadi(alumny'2007),Adnan dan Rudy Jamal(alumny'2000) atas kerja keras dan waktu yang diberikan untuk membina adik2 PMR SMEA 21/SMKN 25 , Ibu Ayu (Pembina PMR) dan tentunya Kepala SMKN 25 Jakarta Bp. Drs. Lakaso MM yang telah memberikan bantuan baik moriil maupun materiil.

Semoga keberhasilan ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan datang.

Selamat dan sukses untuk SMEA 21 / SMKN 25 Jakarta.

By. Sam'92

Selasa, 24 Maret 2009

Anak SMEA 21 jadi Caleg


Saat ini sedang ramai-ramainya kampanye untuk pemilu anggota Legislatif. Salah satu dari rekan kira Pak Ahmad Bustami alumny SMEA 21 angkatan 1992 juga akan bertarung untuk menduduki kursi di parlemen RI, untuk daerah pemilihan jak-pus,jak-sel, dan luar negeri dari Partai Bintang Reformasi dengan nomor urut 5. Dan mungkin masih adalagi rekan-rekan kita sesama alumny dari sekolah ini yang juga akan bertarung pada tanggal 9 April 2009 mendatang.

Kita doakan semoga perjuangannya berhasil dan tentunya harapan kita mereka dapat memberikan yang terbaik untuk kemajuan negeri ini.

Nah.. temen2 alumny juga perlu tau nih, foto diatas adalah rekan-rekan dari pak ahmad bustami yang dulu pernah satu kelas dengannya sewaktu di SMEA 21 kls TU2. Untuk memperkenalkan mereka saya serahkan saja kepada pak ahmad bustami.

Pak silahkan ya... (sory nih ngerepotin he..he.. soalnya klo nanti udah jadi anggota legislatif beneran ga bisa lagi ngerjain pak bustami)

By. sam'92

Senin, 23 Maret 2009

Berita Duka Cita

“INNALILlAHI WAINNA ILAYHI ROOJI’UN”

Telah berpulang ke rahmatulloh
Orang tua (Ayahanda) 
dari :
 Saipul Anwar  (alumny SMEA 21 tahun 1997)
Pada : Hari / Tanggal : Jum’at, 20 Maret 2009
Pukul : 16.30 wib

“SEMOGA SEGALA AMAL IBADAHNYA DITERIMA DISISI ALLOH SWT DAN SEGALA KESALAHNNYA DIMAAFKAN SERTA KELUARGA YANG DITINGGALKAN MENDAPAT KESABARAN DARI ALLOH SWT."
By. Sam'92


Sabtu, 21 Maret 2009

Dikutuk Sang Kodok

Pada suatu hari, ada 4 cewek (Imah, Ngeti, Chinonk Dan Kippi) sedang hiking ke gunung, lalu di perjalanan mereka bertemu seorang nenek. Nenek itu memperingatkan agar mereka hati-hati, jangan sampai menginjak kodok, karena akibatnya fatal, yaitu jodohnya akan jelek.
Ternyata setelah hiking, yang tidak menginjak kodok hanya Imah, tetapi mereka cuek aja… tidak ada yang percaya.
Ternyata setelah itu peringatan nenek itu menjadi kenyataan, hanya si Imah yang mendapatkan jodoh yang bagus, sudah tampan, tajir, baik budi, rajin menabung, tidak sombong lagi. Tentu saja ketiga temannya Imah bingung, karena mereka mendapatkan jodoh yang satu tipe; sudah jelek, culun, tolol, miskin pula.
Maka mereka bertanya kepada cowok Imah: “Loe kok mau sih sama Imah?” dia itukan udah item, jelek, bau, idup lagi ....
Lalu si cowok menjawab sambil nyengir, “Soalnya gue waktu hiking di gunung, nginjek kodok…”

Dari millis tetangga



Nanonk AK-1 90

Lampu Mati

Suatu hari Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil.
Saat itu malam hari dan hujan turun dengan lebat.
Sial bagi Budi lampu depan mobilnya mati.
Karena tidak ada penerangan yang cukup,
Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak dan mengakibatkan Budi menabraknya.
Budi: “Ini bukan salah saya, salah anda yang berhenti mendadak!!!” (sambil menantang)
Supir: “Itu jelas salahmu!”
Budi: “Kok bisa, jelas-jelas anda yang berhenti mendadak..!!!” (masih dengan nada menantang)
Supir: “Kau kira ini di mana??? Di sini kan garasi rumahku bodoh!!!”


dari millis sebelah

Nanonk AK-1 90