Kamis, 12 Februari 2009

Kita saat ini


Beginilah potret sebagian dari para alumny kita pada saat ini, terutama yang sudah berkeluarga.

Adakalanya inilah salah satu alasan mengapa kita sudah tidak mempunyai banyak waktu untuk hal-hal lain selain harus mengurusi mereka, ya keluarga kita. Bekerja adalah sebuah kewajiban yang harus kita jalani untuk semata-mata agar kebutuhan mereka terpenuhi. Hari demi hari,minggu demi minggu,bulan demi bulan bahkan tahun demi tahun kita berjuang untuk mereka.

Kita tak pernah menghiraukan bahkan mengeluhkan hal ini walaupun diantara kita harus bekerja siang dan malam, dalam keadaan cuaca terik maupun hujan, ditempat yang jauh sekalipun kita rela melakukannya agar kita bisa membahagiakan mereka. Kita berusaha untuk mencari rizki sebanyak-banyaknya, kita bersekolah setinggi-tingginya, kita meniti karier setinggi-tingginya dan semua itu kita perbuat tentunya agar kita dan keluarga kita bisa hidup bahagia.

Akan tetapi apakah hidup kita hanya akan dihabiskan untuk mereka? jawabnya tentu saja tidak, masih banyak lagi yang harus kita perbuat demi mengisi hidup ini. Salah satunya adalah kita harus berusaha untuk saling membantu, saling bersilaturrahmi dan saling menolong tidak hanya untuk keluarga kita akan tetapi juga untuk orang-orang disekeliling kita (tetangga) , kerabat-kerabat yang kita cintai dan yang tidak kalah pentingnya adalah kepada teman-teman kita. Dan inilah salah satu bagian terpenting yang diajarkan oleh agama kita masing-masing.

Oleh karena itu marilah kita gunakan kesempatan ini untuk kita saling berbagi, saling mengisi dan saling mengasihi agar hidup kita dapat lebih bermanfaat dan tentunya kita menjadi manusia-manusia yang mulia dimata manusia lain akan tetapi juga menjadi manusia-manusia yang mulia dimata Alloh SWT, tuhan yang telah menciptakan kita.

Semoga, Amiin

Alumny angkatan 1992


Assalamu'alikum wr. wb.

Ape kabar semuenya, kite doain dah moga-moga ente semue sehat selalu.

Iye nih kenalin dulu ni jawarenya alias pentolan anak TN alumny punye gaye taon 1992

Ade bang subhi yang punya kampung sawah, ade bang surmana yang jadi juragan di pancoran, ade bang arif yang punye stasiun ps. minggu, ade juga bang hasan yang demennye mojok di kampung grogol depok trus ame yang tukang jagain setu babakan tuh bang sam. Pastinye ente-ente sumue kaga pade lupe dah ame nih wajah kite maklum dah dari dulu emang 

beken ampe sekarang juga masih tuh cuman udah pade berumur aje hee...heee...

ye uda-dah nyang penting ente semua kite doain dah biar sukses semua, biar pade jadi orang, 

biar pade jadi petinggi semue.

Amiiin

nyang punyek kls TN taoun 1992

Selasa, 10 Februari 2009

Dunia Bulat vs Dunia Datar

The World Is Flat: Globalisasi Versi Baru 
by Romi Satria Wahono 

Dari jalan-jalan ke toko buku akhir pekan lalu, saya membawa pulang buku karya Thomas L. Friedman yang berjudul The World is Flat. Buku best seller ini memberikan sebuah gambaran ringkas bagaimana berjalannya peradaban dunia saat ini. Saya mencoba merangkumkan pemikiran-pemikiran Friedman dalam beberapa artikel di blog ini. Dimulai dari kisah perjalanan Friedman ke India dan penemuan menarik bahwa ketika dia menjalani hidup di Bangalore, seolah serasa hidup di Kansas. Ketika bermain golf di India Selatan itu, lapangan golf dikelilingi oleh gedung-gedung perusahaan besar Amerika, ada IBM, Microsoft, Goldman Sachs, HP, dan Texas Instruments. Aksesoris lingkungan juga tidak jauh berbeda, karena penanda tee golf disponsori oleh Epson, sang Caddy mengenakan topi 3M, rambu lalu lintas tertempel Texas Instruments, papan billboard Pizza Hut dengan judul “Gigabites of Taste”. 

500 tahun yang lalu Columbus berlayar bersama ratusan orang di tiga kapalnya untuk menemukan jalan lebih singkat ke India yang penuh dengan sumber kekayaan berupa emas, mutiara, batu permata dan sutra. Dia berlayar ke barat menyeberangi lautan atlantik serta menghindari selatan (mengitari Afrika) seperti yang ditempuh portugis. Columbus sedikit keliru memperhitungkan jarak, dan menemukan suatu daratan yang ternyata bukan India, meskipun orang di daratan tersebut dia beri nama “Orang India”. Columbus mempekerjakan “Orang India” itu sebagai budak dan sumber tenaga kasar yang gratis. Columbus juga berhasil membuktikan bahwa dunia ini bulat.

Sebaliknya, Friedman menuju India dengan pesawat Lufthansa, tentu tidak perlu tersesat karena ada GPS dengan tingkat kekeliruan hanya 1-2 meter. Friedman-pun pergi mencari kekayaan India seperti Columbus, hanya berbeda dengan Columbus yang mencari perangkat keras, Friedman mencari perangkat lunak, kekuatan otak, algoritma kompleks, pekerja intelektual, pusat layanan informasi dan terobosan baru teknologi serat optik sebagai sumber kekayaan masa kini. Berbeda dengan Columbus, Friedman justru kaget karena “Orang India” yang dia temui ternyata malah mengambil alih pekerjaannya, pekerjaan orang-orang di negaranya dan juga negara industri lain. Kalau Columbus secara tidak sengaja menemukan Amerika yang dia kira bagian dari India, Friedman justru menemukan India dan mengira bahwa yang dia temui adalah bagian dari Amerika. Orang India yang ditemuinya menggunakan nama Amerika, meniru aksen Amerika dan meniru teknik bisnis Amerika. Dan yang pasti Friedman telah membuktikan bahwa dunia ini datar (the world is flat).

Globalisasi secara hakekat telah berlangsung sejak lama. Globalisasi versi 1.0 telah dimulai Columbus di tahun 1492, juga pergerakan lain sampai tahun 1800-an. Proses ini menyusutkan dunia dari ukuran besar menjadi sedang. Globalisasi 1.0 berhubungan dengan negara dan otot, pelaku utama dan kekuatan penyatuan global adalah seberapa gigih, seberapa besar otot, seberapa besar tenaga kuda, tenaga angin, tenaga uap yang dimiliki suatu negara. Motor penggerak Globalisasi 1.0 adalah meng-globalnya negara. Pertanyaan utama Globalisasi 1.0 adalah: Dimana posisi dan peluang negara saya dalam persaingan global? Bagaimana saya turut mendunia dan bekerjasamad engan orang lain lewat negara saya?

Globalisasi versi 2.0 berlangsung dari tahun 1800-2000. Masa ini menyusutkan dunia dari ukuran sedang ke ukuran kecil. Dalam Globalisasi 2.0 pelaku utama dan kekuatan penyatuan global adalah perusahaan-perusahaan multinasional. Perusahaan-perusahaan ini mendunia demi pasar dan tenaga kerja. Pada masa awal, penyatuan global dimotori jatuhnya biaya pengangkutan berat mesin uap dan kereta api. Berikutnya dimotori oleh jatuhnya biaya telekomunikasi berkat penyebaran telegraf, telepon, PC, satelit, serat optik, Word Wide Web versi awal. Terjadi pasar global dengan adanya pergerakan barang, jasa, informasi dan tenaga kerja dari benua ke benua. Motor penggerak Globalisasi 2.0 adalah meng-globalnya perusahaan. Pertanyaan utama Globalisasi 2.0 adalah: Dimana posisi dan peluang perusahaan saya dalam ekonomi global? Bagaimana perusahaan saya bisa memanfaatkan peluang tersebut? Bagaimana saya turut mendunia dan bekerjasama dengan orang lain melalui perusahaan saya?

Globalisasi versi 3.0 dimulai tahun 2000, yang menyusutkan dunia dari ukuran kecil menjadi sangat kecil dan mendatarkan lapangan permainan. Era yang memungkinkan memberdayakan dan melibatkan individu serta kelompok kecil untuk dengan mudah menjadi global dengan sebutan “tatanan dunia datar” (flat world platform). Contoh nyatanya adalah konvergensi (penyatuan) antara komputer pribadi yang memungkinkan setiap individu dalam waktu singkat menjadi penulis materi mereka sendiri seara digital, serat optik yang memungkinkan mereka untuk mengakses lebih banyak materi materi di seluruh dunia dengan murah, serta workflow software yang memungkinkan individu-individu di seluruh dunia untuk bekerja bersama-sama mengerjakan suatu materi digital dari manapun, tanpa menghiraukan jarak antar mereka. Motor penggerak Globalisasi 3.0 adalah kekuatan baru yang ditemukan untuk bekerjasama dan bersaing secara individual dalam kancah global.

Alumny angkatan 2005


Hai.. hai....

Kenalan dulu ni sama akyu ,

Juni,  (klo nama panjangnya bisa dicari didata base SMKN 25) alumny Smkn 25 angkatan 2005 jurusan ps. minggu- depok

eh.... maaf yach jurusan perdagangan (MB)

senang bisa ikutan nimbrung disini moga2  kakak2 juga bisa ikutan seneng ya

mmmm... asik juga klo bisa ngumpul lagi pa lagi tempatnya dipuncak ky aku neh yg lagi ...

refreshing wah seru deh segerrrrrrrr

juni'2005

Senin, 09 Februari 2009

Alumny angkatan 1997


Haloo apa kabar semua........................

Salam dari kami alumny angkatan '97 ,

iya neh masih capek abis kerja bakti eh abis ujian kompetensi tapi  keren2 dan cantik2 khan ???????

by alumny angkatan '97

Siaga 1


Ini adalah bagian dari masa lalu kita.

Istirahat ditempat grakkkkkkkkkkk.

Jangan bosan

Assalamu'alikum wr. wb.

Temen2 semua yang selalu dirahmati Alloh, semoga selalu dalam lindunganNya, Amin.

Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak semua rekan-rekan untuk selalu memberikan kontribusi yang positif untuk blog ini, artinya mari sama-sama kita terus menjaga silaturrahmi ini agar tetap terpelihara dengan baik. Memang tak banyak waktu yang kita miliki apalagi dengan kondisi kita saat ini akan tetapa janganlah membuat semangat kita menjadi surut bahkan kita harus mensyukurinya bahwa tanpa kita harus bersusah payah untuk bertatap muka, saling berkunjung kepada sesama kita silaturrahmi ini masih bisa kita lakukan.

Harapan saya mudah-mudahan rekan2 masih bisa menyempatkan dan memberikan waktunya walaupun sedikit (mungkin sekedar menengok saja misalnya) untuk tetap terjalinnya komunikasi ini. Yang lebih lagi mudah2 diantara kita bisa saling berbagi tentang banyak hal, pengalaman, ilmu pengetahuan dll.

Semoga Alloh selalu meringankan jari jemari kita ini untuk selalu memberikan kabar baik kepada seluruh teman-teman kita yang lain, Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alikum wr. wb.

Samsudin